Kisah Gorilla Putih di Hutan Thailand
Seorang turis dari Amrik bernama Mike sedang berkelana di Thailand, karena sudah sering berkeliling dunia, Mike ingin mencari pengalaman yang lebih mendebarkan, Mike bertanya kepada seorang kakek tua, apakah ada hal yang mendebarkan di Thailand ini, awalnya kakek ini enggan untuk memberitahukan kepada Mike, tetapi setelah disogok dengan 'Bath', akhirnya kakek ini menceritakan ke Mike mengenai Gorilla Raksasa yang berbulu putih di sebuah Hutan di pedalaman Thailand, dan menunjuk seorg guide untuk membawa Mike kesana, kita sebut saja guidenya namanya 'Bob'
Mike dan Bob segera menuju ke hutan tersebut dengan mobil, dalam perjalanan tersebut Mike ini merasa aneh dengan Bob, sepertinya Bob agak ketakutan, bahkan berkeringat dingin, karena merasa penasaran akhirnya Mike memberanikan diri untuk bertanya kepada Bob, Bob cuma menyampaikan 1 kalimat "Apa pun yang terjadi janganlah kamu menyentuh gorila putih itu" , Mike semakin tegang plus penasaran pula selama perjalanan.
Setelah memasuki Hutan, akhirnya mereka tiba di sebuah pondok. Mike dan Bob turun dari mobil mereka, dan menemui seorang kakek yang sudah sangat tua berumur sekitar 80 tahun, kemudian Bob memperkenalkan turis ini ke kakek tsb dan guide ini langsung lari terbirit2 ke mobilnya.
Kakek ini memberitahukan lagi kalimat yang sama kepada Mike, "Apapun yang terjadi janganlah kamu menyentuh gorilla putih itu", "What the F***?" pikir Mike "What's so special about this f***ing monkey?".
Sang kakek pun membawa Mike ke belakang pondoknya, disana terbaringlah gorilla putih yang berukuran raksasa yang sedang menikmati tidur siangnya, Mike terkejut melihat ukuran gorilla tersebut, dan akhirnya dia menyadari bahwa sang kakek juga telah menghilang..
Setelah beberapa menit mengamati gorilla tsb sambil memotret-motret dengan kameranya, akhirnya Mike menyadari betapa halusnya bulu putih gorilla tersebut, tetapi teringat olehnya kata-kata dari kakek dan Bob untuk tidak menyentuh Gorilla raksasa tersebut, Mike yang tidak perduli dengan kata kata kakek dan Bob, langsung menyentuh dengan jari telunjuknya ke tangan gorilla tersebut. Terbangunlah Gorilla tersebut dengan suara lengkingan yang keras, tajam plus pandangan yang bengis, dan langsung mengacungkan tangannya menuju Mike, insting Mike langsung menyuruh Mike untuk lari setelah tangan Gorilla hampir mencapai tubuh Mike, sebelum tangan Gorilla tersebut mencapai tangan Mike, Mike langsung lari berbalik dengan kecepatan penuh, Gorilla tersebut langsung mengejar Mike dengan kecepatan yang luar biasa, disaat ini munculnya si Bob dengan mobilnya, berteriak ke Mike agar segera meloncat ke Mobil dan Kabur, Mike meloncat ke mobil Bob dan Bob langsung mengkandaskan gas mobil meninggalkan hutan tersebut.
Mike merasa lega, tetapi akhirnya Mike menyadari dari kaca spion, Gorilla tadi sedang mengejar dengan pandangan yang bengis dengan kecepatan yang hampir sama dengan Mobil, karena merasa sudah tidak mungkin mengelak dari Gorilla, Bob langsung membanting stir menuju ke sebuah desa, dengan harapan semoga bisa menghambat Gorilla tersebut, Mike berasa bersalah, akhirnya meminta Bob untuk menyetop mobil tersebut dan Mike langsung meloncat dari mobil dan berlari menuju ke sebuah pasar, sewaktu berlari Mike mendengar teriakan dari para penjual di belakangnya, sewaktu membalik kebelakang terlihat olehnya Sang Gorilla telah mengobrak abrik puluhan stand para penjual demi mengejar dia seorang, Mike melanjutkan pelariannya sampai ke hotel tempat dia tinggal yang kebetulan tidak jauh dari pasar tsb, Mike berlari langsung ke Lift, dah langsung menekan tombol tutup dan menekan lantai dimana kamar dia tinggal yaitu lantai 21, sesampainya Mike di Lantai 21, dia mendengar suara gemuruh datang dari Tangga darurat disebelah lift, sewaktu membuka pintu tangga darurat dan melihat turun kebawah, terlihat oleh Mike tangan yang besar kekar berbulu putih sedang menuju ke lantai tempat dia berada, Mike langsung lari sekuat tenaga menuju ke kamarnya, sampai hampir dia sudah tidak bisa memasukan kunci kedalam lubang kunci pintunya, setelah beberapa kali mencoba, akhirnya pintu kamar terbuka.............. tetapi alangkah sialnya Sang Gorilla telah menunggunya dibalik pintunya....
Mike sangat menyesal atas perbuatannya, kenapa tadinya tidak mendengar perkataan sang Kakek dan Bob, sekarang Mike telah pasrah... Akhirnya Gorilla mengacungkan tangannya menuju Mike yang telah pasrah, Gorilla tersebut menyentuhkan jari telunjuknya ke dada Mike sambil berkata ....
...........
...........
...........
...........
...........
"Touch you back!!"


