estafet jokes
Lagi jalan ber-dua.. sang cewe tersandung jatuh..
dan terkilir...
cowo:
kamu
cuma terkilir, kalau kamu kenapa-napa kan saya
khawatir sekali. sini saya gendong saja yaa..
cewe: jangan yang.., nanti kamu kelelahan, lagian
apa kamu kuat?
cowo: tenang saja yang.., tak ada kata lelah, jika
aku disuruh mengendong sebuah biola yang indah..
... Setelah menikah 10 tahun ...
Lagi jalan ber-dua.. sang istri tersandung jatuh..
dan terkilir...
suami:
sih,
jalan aja bisa jatoh.. guoblokk..
istri: tolong-in dong Pak.. angkat saya, kaki saya
sakit..
suami: buset, badan elu gede gitu, kayak bass
betot, bisa ambruk gua ngangkat elu.
co:demi dirimu akan kusebrangi tujuh samudera
demi dirimu akan kuterobos hutan belantara
penuh semak berduri
demi dirimu akan kuterjang badai dan ombak
demi dirimu petir dan gemuruh akan kuhadapi...
ce: aaaaah (terpesona), nanti malem minggu
kerumah
aku yah bang
co: aku akan datang kalau tidak hujan...
ce: .....................
maaf, tak bisa kutulis banyak. tinta habis.
semalam kulukis langit dengan namamu
aku pengen mengirim semua cintaku kepadamu,
sayangnya pak pos bilang itu terlalu besar
co:say...
ce:ya?
co:cubit aku donk...
ce:haa? kenapa?
co:supaya aku tau ini bukan mimpi,lagi berduaan
dengan bidadari....(senyum2x gak jelas)
ce:iiiiih gombal ah (dicubit beneran,keras lagi)
co: WADAO T_T
co:kamu religius?
ce:iya, kenapa?
co:bagus,akulah jawaban atas semua doa-doamu
ce:*gubrakz*
cowok : ayahmu punya kebun bunga yah?
cewek : nggak, emang kenapa?
cowok : gapapa, abis kamu wangi bunga sih
cowok : ayahmu astronot ya?
cewek : bukan, emang knp?
cowok : gapapa, abis aku ngelihat bintang
dimatamu sih
cowok : ayahmu petani kebun yah?
cewek : bukanlah !!
cowok : abis gigi lo ada cabenya sih..
PLAK!!!
seorang laki2x tua yang sedang sakit parah
berbaring disebuah rumah sakit ditemani istrinya
yang setia disampingnya. dia sudah sakit parah
sehingga dibantu alat pernafasan dan alat pengukur
detak jantung ynag berbunyi tit tit tit...
kemudian sang suami memanggil sang istri...
suami: kau selalu bersama-sama aku disepanjang
perjalanan hidupku yang menjengkelkan...
ketika aku diPHK kau selalu setia dan memberi
dorongan agar aku tidak putus asa.
ketika usahaku hancur,kau setia mendampingiku...
ketika aku kecelakaan kau juga selalu setia
merawatku...
ketika rumah kita yang satu2xnya dijual kau pun
tetap mendampingiku...
serta saat sekarang aku sakit parah pun kau tetap
mendampingi aku...
kau tahu kenapa?
istri: apa sayangku? tanya sang istri dengan lemah
lembut dan penuh cinta
suami: aku yakin,kau pembawa sial dalam
hidupku...
istri: ..........
ceklik (bunyi saklar alat bantu pernafasan yang
dimatikan) tak lama kemudian terdengar bunyi
tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii iiiiiiit...................
co: say...
Pada saat hari hujan
Tadahkan kedua tanganmu untuk menampung
tetesan
air hujan..
Tetesan yang tak tertampung olehmu,
sebanyak itulah aku mencintaimu!
trus kebetulan lagi hujan dan spontan si cewek
segera menadahkan tangannya untuk menampung
hujan.
tapi malangnya tiba2x hujannya berhenti...alhasil
tidak ada air hujan yang tertumpah.
ceoo segitu doank NOL BESAR DONK!
co: ..................... T_T
Ada seorang anggota legislatif yang sangat
makmur
sedang santai menikmati sore di rumah
mewah mereka yang
baru.
Kemudian terjadilah percakapan yang
mengerikan ini.
Istri (I): Pa, apa benar kamu nggak pernah
selingkuh
atau tidur dengan wanita lain? ceritakan saja,
aku
nggak marah kok. Kan bagaimanapun
semua itu telah
berlalu.
Suami (S) : sumpah, nggak pernah ma, lalu
kalo kamu
apa pernah, ma?
I : sebenarnya pernah sih, tapi kamu jangan
marah
ya.
Inget nggak waktu kamu dulu pulang dengan
loyo
karena lamaran kerjamu ke perusahaan itu
ditolak dan
besoknya tiba-tiba kamu dipanggil masuk
kerja? Saya datangi
bossmu di kantor dan saya memuaskan dia.
S : (sambil menelan liur) eh.. masa cuma itu,
ada
nggak yang lain?
I : masih ada juga sih, waktu dulu kamu
mengajukan
kenaikan gaji dan ditolak namun kemudian
dinaikkan
dua kali lipat, malam itu saya datangi rumah
bossmu dan
saya kenyangkan dia semalam suntuk.
S : (gluk..) trus cuma itu?
Saatnya untuk sebuah transformasi.
I : sebenarnya sih ada lagi, tapi terpaksa,
habis
gimana lagi. Masih ingat nggak waktu itu
kamu
mengikuti pemungutan suara untuk calon
legislatif
dan masih kurang 250 suara lagi untuk
menang?
S : (braaaak ....) pingsan


